Senin, 29 November 2021

SUARA CEK LOKASI WALET



Bagi teman-teman yang ingin survey lapangan melakukan cek lokasi sebelum memastikan untu mendirikan bangunan gedung walet, boleh menggunakan suara cek lokasi yang biasa kami pakai. Klik links download dibawah ini :

SUARA CEK LOKASI 
https://www.4shared.com/s/f02B6uhIbea
https://www.4shared.com/s/fCAMZ8zGRea
https://www.4shared.com/s/fDlROgRn-iq

Kami akan terus membagikan Trik Tips seputar pengelolaan dan peningkatan populasi burung walet. 

Ikuti terus seluruh links yang sdh kami sampaikan di atas, dapatkan informasi dan rahasia burung walet. Semua gratis tanpa embel-embel jual beli/dagang.

Jika menemukan masalah yang mengatasnamakan Trik Tips Rbw dengan embel-embel dagang dan menawarkan jual beli online (Blog, FB, IG, Tik Tok).  Mohon untuk tidak melayani, tetapi laporkan melalui email resmi kami : waletrajawali@gmail.com.

Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih atas dukungan teman-teman. Semoga bermanfaat dan mendapat Ridho Allah SWT dunia akhirat. wasallam

Sabtu, 13 November 2021

SYARAT PENTING PERSIAPAN UNTUK MEMBANGUN GEDUNG WALET BAGI PEMULA


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Catatan kali ini kita akan membahas hal apa saja yang harus disiapkan oleh peternak burung walet sebelum mendirikan RBW (Rumah Burung Walet). Karena banyak pesan yang kami terima namun belum bisa satu persatu direspon, kami ambil secara garis besarnya saja bahwa PETERNAK BURUNG WALET PEMULA itu kebanyakan galau, kuatir jika mendirikan bangunan tidak akan sukses. 

Oke...langsung saja, simak baik-baik syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum mendirikan RBW baru bagi pemula.

LOKASI/ WILAYAH: Sebelum mendirikan bangunan walet maka harus lebih dahulu memilih lokasi yang benar-benar memiliki habitat burung walet, atau setidak-tidaknya wilayah/ lokasi tersebut menjadi lintasan habitat burung walet yang mencari makan biasa pagi dan siang hari (lebih baik lagi jika wilayah tersebut menjadi lintasan burung walet ketika pulang menjelang senja hari menuju tempat menginap). Lokasi itu sangat berperan dalam menentukan populasi bagi gedung baru maupun gedung lama. 
Caranya lakukan survey lokasi minimal 3 sampai 5 hari berturut-turut dengan menggunakan SUARA CEK LOKASI. Jika respon burung walet terhadap suara cek lokasi itu normal selama waktu survey dilakukan maka wilayah itu layak untuk didirikan bangunan walet. 
Berdasarkan praktik kami di lapangan, walet itu ada yang cuma 1 sampai 2 hari, kemudian dihari berikutnya tidak ada respon lagi (tidak ada burung waletnya). Jadi jangan langsung yakin dihari pertama atau awal waktu survey saja. 

BANGUNAN/ GEDUNG: Buatlah bangunan/ gedung walet itu permanen, karena burung walet itu merupakan aset berharga & istimewa dalam kurun waktu jangka panjang, jadi bangunan itu layak dan pantas untuk burung walet yang istimewa dan berharga. Jangan dibangunan dengan asal-asalan dengan bahan bangunan seadanya bahkan hanya dari kayu yang juga seadanya bukan kayu yang berkualitas baik dan tahan lama. 

PAPAN SIRIP : Ini tips khusus & istimewa. Ketika langkah diatas sudah terpenuhi maka bahan bangunan paling utama yang harus disiapkan lebih dahulu seiring dengan dibangunnya gedung walet adalah papan sirip. Pilihlah kayu yang berkarakter keras, sedikit getah, kayunya tua (warna coklat tua dan tekstur seratnya padat ciri yang saya jelaskan ini ada pada jenis KAYU MERANTI. Perlakukan secara khusus..!!! maksudnya seiring pekerja mendirikan bangunan walet maka papan sirip yang sudah sedia itu direndam dalam bak serta harus menggunakan air bersih (bisa dibuat dari terpal sesuaikan ukuran panjang papan) dan bisa menampung minimal 20 keping papan. Rendam selama 2 minggu lamanya (satu minggu pertama air harus diganti baru), kemudian setelah 2 minggu direndam papan sirip tersebut disikat menggunakan sikat kawat untuk menghilangkan debu-debu serta serat kasar bekas gergaji lalu keringkan papan dengan cara dijemur berdiri menyilang, bukan ditumpuk bersusun rapi. Waktu pengeringan 2 minggu itupun jika cuaca mendukung, jadi papan sirip harus benar-benar kering serta hilang bau getah dan serbuk bekas gergajinya. Ketika bangunan walet selesai berdiri maka papan sirip juga sudah selesai proses dan siap dipasang. Agak ribet ya? ๐Ÿ˜˜ tapi inilah pembeda bangunan berkualitas dengan yang biasa. Papan sirip yang hanya asal-asalan disamping tidak tahan lama (cepat lapuk) juga cepat berjamur, lebih parah lagi berbubuk dimakan rayap.

TATA RUANG :  Sudah banyak catatan kami terdahulu membahas ini dan sudah kami post di Halaman Facebook kami https://www.facebook.com/RohandiPKY
Tapi kami perjelas lagi disini. Secara umum bangunan walet itu memiliki lubang masuk burung (LMB) utama dengan ukuran ideal [Lebar 80 cm - Tinggi 60 cm]. Jarak dari dinding samping dan atap/ plafound sekitar 40 - 60 cm. Tinggi lantai dasar 3 meter, kemudian lantai atas berikutnya bisa sama tinggi 3 meter atau minimal 2,5 meter (ini jika daerahnya kering) tapi jika daerahnya lembab dan basah maka usahakan tinggi lantai dasar 4 meter, serendah-rendahnya 3 meter. Untuk memperoleh kelembaban suhu yang stabil maka luas ruangan yang baik adalah 4m x 4m atau 4m x 5m dan bisa menggunakan skat/pembatas gantung 80 cm dipasang menjuntai dari plafound atau lantai atas (pola kamar lebih disukai walet). Jika menggunakan Lubang Antar Ruang (LAR) maka buatlah dengan ukuran 80 cm x 80 cm. Posisikan tepat ditengah-tengah (center) di dinding pembatas ruang. Lubang Terjun atau biasa disebut Lubang Antar Lantai (LAL) dibuat Lose, jangan terhalang oleh apapun dengan ukuran LAL bisa dibuat 3 m x 2 m atau 3 m x 3 m dan dibuat kolam tepat di bawah LAL (lantai dasar) ini hanya tips tambahan, tidak wajib. 

SUHU RUANGAN: Ini hal harus diperhatikan baik-baik, karena suhu ini sangat berpengaruh pada waktu-waktu tertentu. Jika ruangan suhunya tidak stabil maka walet akan terganggu, tandanya terganggu bisa dilihat jika burung walet suka berpindah-pindah tempat dari satu lantai ke lantai lainnya dan tidak meratanya populasi walet disetiap lantai. Biasa ini terjadi didaerah yang wilayahnya bersuhu panas. Untuk membuat suhu ruangan tetap stabil adalah dengan merekayasa tata ruang, atau membuat kolam air dari terpal dan ditempatkan di tengah-tengah ruang inap pada setiap lantainya. Bisa juga dengan menempatkan bak-bak air disekeliling ruang inap pada setiap lantainya. Jika menggunakan mesin pengembun maka atur timer mesin pengembun agar ON pada waktu tertentu saja (2 jam sebelum koloni burung walet pulang memasuki gedung. Tetapi pada gedung yang baru dibangun saya rasa tidak perlu menggunakan mesin pengembun, cukup bak -bak air atau kolam terpal saja. Untuk ventilasi sirkulasi udara gunakan pipa L-BOW, dengan masing-masing jarak pasang 1 meter per pipa dan jarak dari sirip 80 cm. Tutup setiap lobang pipa dengan kawat atau penutup pipa yg sudah tersedia  dipasaran.  

AROMA PEMANCING: Seberapa pentingkah aroma pemancing burung walet bagi gedung baru? tentu ini sangat penting. Banyak aroma pemancing yang beredar dipasaran dan toko-toko khusus yang berkaitan dengan walet. Bagi peternak walet pemula kadang ini sedikit beban pikiran, dari harga yang mahal sampai banyaknya jenis dan merek aroma pemancing walet. Kami berikan tips & solusi sederhana tapi mahal ilmunya...! ๐Ÿ‘๐Ÿ‘ŒBuatlah tempat atau wadah dengan ukuran lebar 2 x 2 meter atau 2 x 3 meter dan tinggi 30 cm (atau sesuaikan ukuran ruangan) kemudian isi dengan  air secukupnya jangan sampai meluber keluar sekitar 10 cm dalamnya, lalu taburkan kotoran burung walet (bisa didapatkan dengan membeli atau meminta pada gedung RBW yang sudah sukses) tidak perlu sungkan. Berapa banyak kotoran walet yang ditaburkan ke bak air? sesuaikan dengan banyaknya air dalam bak tersebut dengan mengaduk sampai merata. 

SUARA : Gunakan Suara Panggil yang mengandung suara birahi (suara walet berkejaran) ingin kawin. Untuk suara inap pilih suara inap yg lebih banyak suara anakan dengan ritme suara santai dan bercampur suara indukan yg menginap (dalam hal ini suara inap yg baik kami rekomendasikan SUARA INAP BJA (bisa di download di artikel kami sebelumnya https://waletrajawali.blogspot.com/2018/11/suara-walet-panggil-dan-inap.html. Karena suara inap BJA memiliki banyak kelebihan dibanding suara inap lain, bisa berfungsi juga sebagai pendukung suara panggil (dipasang gandeng dengan suara panggil di pintu masuk utama burung walet yaitu LMB.  Suara inap harus hidup 24 Jam Nonstop. Mesin terpisah dari mesin suara panggil agar bisa maksimal dan mengurangi masalah jika mesin rusak/ mati. 

Demikian catatan singkat yang kami bagikan, semoga membantu. Selebihnya mohon ampun maaf jika ada yang belum jelas. Semoga usaha kita semua sukses, dan di Ridhoi oleh Allah SWT. Wasalamu'alaikum Wr.Wb

Jangan lupa dukung dengan LIKE dan IKUTI Halaman Facebook kami :

Facebook TRIK TIPS RBW 
https://www.facebook.com/RohandiPKY

Youtube TRIK & TIPS BURUNG WALET
https://www.youtube.com/channel/UCb7zjZYashUYrnbpZdUUYSg

Ajukan Pertanyaan anda melalui komentar pada FaceBook kami atau mengirimkan detail RBW anda melalui email : waletrajawali@gmail.com

Kamis, 28 Oktober 2021

CARA OPTIMALISASI PINTU MASUK BURUNG WALET



Bagi rekan - rekan pemilik usaha burung walet anda yang gedungnya memiliki 2 (dua) lubang pintu masuk. 

Bagaimana mengoptimalkan pintu masuk yang terbaik jika RBW memiliki 2 (dua) pintu masuk dan keduanya selalu menjadi jalan bagi burung walet saat pulang memasuki pintu RBW.

Saya balik bertanya! pintu masuk mana yang dominan dilewati walet?
Maka itu lah pintu terbaik yang bisa kita optimalkan, artinya pintu yg tidak dominan dilewati burung walet bisa ditutup guna mengurangi intensitas cahaya dan tekanan udara ke dalam gedung. Jika ukuran pintunya tidak terlalu memadai bisa diperluas dengan ukuran 1 m x 50 cm atau sekecil - kecilnya dengan ukuran 80 cm x 50 cm. Seperti tulisan - tulisan saya sebelumnya penempatan lubang masuk agar tidak terlalu dekat dengan atap dan dinding monyetan (bagi yang gedung BWnya menggunakan monyetan). Kemudian twiter panggil cukup dipasangkan kiri dan kanan pintu masuk pada sisi bawahnya. Bagi anda yang biasa memperhatikan koloni burung walet ketika pulang memasuki Gedung BW, koloni burung itu tidak serta merta serentak masuk dengan jumlah ratusan atau ribuan ekor tetapi secara bertahap puluhan ekor dengan jeda waktu singkat (1 atau 2 menit) secara konstan/ terus menerus, sementara yang lain berputar di area gedung menunggu pasangannya. Secara teori jika hanya menggunakan 1 (satu) pintu masuk itu lebih baik. Karena burung walet yang sudah masuk gedung akan susah keluar melawan arus masuk koloni yang datang. Jadi kemungkinan burung walet yang baru untuk bertahan di dalam gedung itu sangat mungkin, apalagi koloni walet lain sudah banyak di dalam. Beda halnya jika menggunakan dua pintu, pintu yang satu dominan dimasuki, maka pintu satunya akan jadi jalan keluar atau arus balik burung walet baru lainnya yang enggan menginap. Saya rasa ini sangat bisa dipahami oleh pemilik gedung walet. Jika kuatir pintu lubang masuk utama dimasuki hewan pemburu (burung hantu, dsb) tidak perlu dipasang lampu kelap kelip (blitz). Pada tulisan berikutnya kita akan bahas TRIK & TIPS mengatasi burung pemangsa dan kelelawar serta obat anti hama apa yang baik untuk penyemprotan dalam gedung Burung Walet supaya tidak mempengaruhi dan menganggu koloni burung walet yang sudah ada. Demikian, Semoga Allah SWT melimpahkan rezeki, kesehatan dan keselamatan serta memudahkan segala urusan kita dunia akhirat. Jangan lupa kunjungi terus blog kami dan dukung kami di channel Youtube dengan cara

LIKE & SUBSCRIBE. 
https://youtube.com/channel/UCb7zjZYashUYrnbpZdUUYSg 

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Kamis, 07 Oktober 2021

Cara Sederhana mengatasi sirip berjamur



Asalamualaikum wr.wb
Selamat berjumpa kembali dalam catatan dan info seputar trik & tips burung walet.
Kali ini saya akan menjawab seputar pertanyaan dari pembaca blog.
Bagaimana cara sederhana mengatasi sirip yang berjamur tanpa harus mengganti papan siripnya dan tanpa menggunakan obat jamur yg berbau menyengat?

JAWAB : Kejadian itu pernah saya tangani di sebuah bangunan RBW dengan ukuran 3 x 11 x 3 lantai. Penyebabnya waktu itu atap bangunan RBW bocor dan air rembesan dari lantai gedung meresap ke papan sirip hingga mengakibatkan jamur muncul.
Pertama kali yang dilakukan adalah mengganti/ memperbaiki atapnya. Kemudian untuk kasus papan sirip yang basah dan muncul bibit-bibit jamur kayu itu kami lakukan perawatan pengeringan pada papan sirip dengan cara membakar papan sirip menggunakan gas kaleng berpemantik. lihat video kami >>> 
https://www.tiktok.com/@trik_tips_rbw/video/7013701148100037914?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1


Apa tujuan melakukan pembakaran papan sirip dengan menggunakan gas tersebut? Tentunya selain untuk tujuan mengeringkan papan sirip ada banyak manfaat lainnya. Yaitu mematikan hama bakteri penyebab jamur dan hewan-hewan pemakan kayu (rayap) serta membuang bulu-bulu pada papan sirip yang tidak bersih pada saat pengetaman papan (lakukan pembakaran secara merata bolak balik sisi papan sirip). 
Tidak sampai disitu, langkah akhir kemudian setelah pengeringan papan sirip selesai, ada sedikit trik agar hasil lebih maksimal yaitu dengan menyemprotkan CAIRAN ALKOHOL pada papan sirip tersebut bagi yang tidak ingin menggunakan OBAT ANTI JAMUR yang baunya sangat tajam dan bisa mengganggu burung walet yg sudah menginap dan bersarang. Kenapa harus CAIRAN ALKOHOL? sederhana saja, selain sebagai anti bakteri cairan alkohol lebih cepat kering dan hilang baunya. Burung walet yang sdh nginap dan bersarang tidak terlalu terganggu.  

CATATAN :
Alangkah lebih baik dilakukan penggantian papan sirip dan lakukan pengeringan semaksimal mungkin sebelum memasang. Demikian, semoga bermanfaat

Kamis, 01 November 2018

SUARA WALET PANGGIL DAN INAP



Assalamu'alaikum Wr.Wb

Memenuhi permintaan teman dan rekan - rekan yang telah menunggu dan berharap untuk postingan SUARA WALET. Maka kali ini saya sempatkan berbagi Suara Panggil dan Inap. Semoga cocok ketika digunakan di wilayah masing-masing Insya Allah. 

Suara yang saya bagikan berikut ini bukan suara walet GRATISAN + Editan yang bisa dengan mudah ditemukan di postingan blog-blog walet pada umumnya. Karena suara ini Original dan didapatkan dengan cara membeli langsung ke agen penjual yang dipercaya oleh pembuat produk suara dimaksud. Berikut link untuk mengunduh suara, caranya cukup COPY PASTE alamat tersebut ke browser anda, kemudian anda akan dibawa ke Beranda 4shared. Syaratnya anda harus memiliki dan login dengan Akun 4shared milik anda. 

1. SUARA INAP
https://www.4shared.com/s/fC1MqkCiPgm

2. SUARA PANGGIL
https://www.4shared.com/s/fuJQrRRyHgm

3. SUARA PANGGIL
https://www.4shared.com/mp3/MFB8yhYBda/Track01.html

Selamat mencoba.....! Insya Allah bermanfaat

Rabu, 11 Oktober 2017

TRIK PEMASANGAN TWITER INAP DAN PANGGIL



Catatan kali ini adalah membahas cara pasang dan penempatan twiter PANGGIL serta  INAP. Sampelnya saya buat pada bangunan RBW ukuran 6 x 12. Ada 2 (dua) teknik dan cara pemasangan twiter yang saya contohkan, yaitu pola pertama pemasangan twiter lurus di tengah papan sirip dengan melangkahi satu papan sirip dan begitu seterusnya (lihat gambar 1). Kemudian pola yang kedua adalah pola domino balak lima, 1, 2, 1, 2, 1 dan seterusnya dengan melangkahi satu papan sirip, (lihat gambar 2). 
Perhatikan juga anak panah yang mengarah ke LAR (Lubang Antar Ruang) (maaf di gambar tertulis LAL) masing-masing gambar dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami. 

PENTING : Jangan lupa perhatikan kode pada belakang twiter (+) dan (-) ketika melakukan pemasangan kabel sampai pada mesin audio, jangan sampai terbalik posisi kabel yang bisa berpengaruh pada kualitas suara, korslet twiter (mati sebagian) serta kerusakan mesin. 

Demikian semoga bermanfaat. 

GAMBAR 1



GAMBAR 2


Rabu, 04 Oktober 2017

BANGUNAN RBW 4 x 12 x 3 Lantai



Menjawab pertanyaan dari email :

Bagaimana desain tata ruang dan penempatan pintu masuk serta LAL untuk RBW 4 x 12 x 3 Lantai?

Catatan : 
  • Ukuran bangunan 4 meter x 12 meter dengan rumah monyet 4 meter x 2,80 meter serta tinggi 2 meter (sudah berfungsi sebagai roving room dan lintasan bebas hambatan).
  • Membuat pintu masuk burung di rumah monyet dengan ukuran jarak dari dinding samping dan atas kurang lebih 40 cm dan ukuran pintu masuk burungnya adalah tinggi 40cm x lebar 80cm.
  • Jarak susunan antar papan sirip 30 cm, kayu yang baik digunakan untuk papan sirip bisa menggunakan MERANTI BATU, LANAN, KAYU NYATU (jenis pohon getah) di Kalimantan banyak terdapat kayu nyatu. Syarat utamanya papan harus bersih dan benar-benar kering. 
  • Skat Gantung dari triplek atau terpal juga boleh dengan ukuran kurang lebih 60 cm.
  • Tinggi masing-masing lantai paling rendah 2,20 meter. Lebih tinggi lebih baik.
  • Sirkulasi udara dengan pipa paralon dan dipasang L dibagian dalamnya seperti bangunan walet pada umumnya, jarak antar pipa diatur sesuai kebutuhan.
  • Twiter inap sebaiknya dipasang lurus ditengah sejajar menghadap pintu masuk menuju papan sirip dengan jarak melangkahi 1 papan sirip begitu seterusnya. (rekomendasi: twiter Audax 61)
  • Pasang twiter suara panggil di dinding bagian belakang dan pintu masuk burung menuju papan sirip serta 4 sudut pada dinding lintasan paling bawah dengan suara yang sama dengan pintu masuk burung pada rumah monyet.
  • Sajian Gambar dibawah berikut ini tidak menggunakan Skat  Ruangan, skat bisa digunakan ketika burung sudah mulai menginap. Karena kebanyakan tahap awal operasional rumah walet biasanya dimasuki oleh walet muda yang sungkan-sungkan bertamu (hahaha). Biar bebas akses sementara adaptasi ruangan. 

Lantai Atas dan rumah monyet

Pintu masuk burung harus dipilih salah satu saja, yang tampak di gambar itu posisi pilihan. 



Perhatikan posisi pintu masuk burung menuju papan sirip







 Lantai bawah dan lantai kedua atau seterusnya pintu masuk menuju papan sirip agar dibuat sama.

Demikian gambar sederhana dan penjelasan singkat yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini. Semoga bermanfaat bagi pemula yang ingin membangun dengan modal secukupnya. 


Selasa, 03 Oktober 2017

TRIK RUMAH MONYET, ROVING ROOM DAN LAL.


To The Point....

Bagaimana ukuran rumah monyet dan luas roving room serta LAL yang baik...? Begitu pertanyaan yang saya terima via email. 

Ok...disini saya sampaikan sedikit penjelasan dan mungkin bermanfaat bagi yang teman" yang lain.

RUMAH MONYET:
Secara ukuran semua yang berkenaan dengan rumah monyet itu tidak memiliki ketentuan yang mutlak dan harus sekian -sekian ukurannya tetapi bisa menyesuaikan luas bangunan RBW yang ada. Contoh : 
  1. Bangunan RBW dengan ukuran 8 x 20  bisa membuat rumah monyet yang ideal 4 x 4 atau 3 x 4 tanpa hambatan (loss).
  2. Bangunan RBW dengan ukuran 4 x 8 bisa membuat rumah monyet yang ideal 2 x 3 tanpa hambatan (loss).
  3. Bangunan RBW dengan ukuran 6 x 15 bisa membuat rumah monyet yang ideal 3 x 4 tanpa hambatan (loss).
CATATAN : Yang harus diingat adalah jangan ada hambatan pembatas semacam lantai atau skat yang menghalangi lintasan rumah monyet sampai ke lantai dasar (LAL).


ROVING ROOM :
Jika bangunan RBW sudah besar dan memiliki rumah monyet seperti penjelasan di atas, maka secara otomatis roving room tidak perlu lagi, karena rumah monyet itu sendiri adalah merupakan roving room. Makanya dipenjelasan di atas saya tekankan dengan CATATAN supaya lintasan rumah monyet 
jangan di batasi dengan lantai atau skat dan semacamnya karena akan berfungsi langsung menjadi roving room.

Lubang Antar Lantai (LAL):
Saya rasa cukup jelas, dari rumah monyet di lantai atas sampai dengan lantai dasar tidak perlu ada lagi LAL, cukup dibuat lintasan loss tanpa hambatan sedikitpun, untuk memudahkan burung walet turun dan berputar. Hendaknya twiter tarik diperbanyak pada dinding lintasan di lantai bawah. 

Yang harus dipertimbangkan adalah pintu masuk burung menuju nesting plank (papan sirip). Ketika burung memasuki rumah monyet dan berputar-putar di area lintasan roving room itu berkisar 2 sampai 5 menit, ada juga yang langsung menuju nesting plank (papan sirip). Bagaimana pertimbangannya? buatlah pintu masuk menuju nesting plank (papan sirip) seperti ukuran pintu rumah pada umumnya 80 cm x 170 cm (jika tinggi ruangan hanya 2 m) jika lebih bisa dibuat 90 cm x 220 cm, agak merapat kesisi dinding dengan jarak kurang lebih 1 meter dari dinding. Dan jangan lupa setiap pintu menuju nesting plank (papan sirip) dipasangi twiter yang sama dengan pintu masuk burung di rumah monyet. 

Demikian, semoga bermanfaat. Bagi yang memiliki pertanyaan yang sama semoga ini sudah menjadi jawaban. Terima kasih. Wassalam By. Al Faqir Al Dhoib

Jumat, 04 Agustus 2017

TRIK PENEMPATAN PINTU MASUK BURUNG





Dalam kesempatan ini ada sedikit trik/ cara menempatkan pintu masuk burung yang agak ideal menurut cara terbang dan kebiasaan burung walet pulang ke dalam gedung (RBW).  Burung walet memiliki kecepatan dan ketepatan yang sangat luar biasa dalam menuju pintu masuk gedung. Kebiasaan cara terbang burung walet itu ketika mendekati gedung RBW adalah selalu berputar mengitari gedung dalam hal ini gedung yang menggunakan rumah monyet. PERLU PERHATIAN dalam membuat lubang/ pintu masuk burung walet, apakah menghadap ke arah walet pulang atau menyamping atau bertolak belakang dengan arah kepulangan burung walet? Jika burung walet memiliki kebiasaan berputar/ mengitari gedung / rumah monyet, maka jelas jawabannya PINTU MASUK Burung walet lebih IDEAL dibuat DISAMPING (kiri/kanan) sama saja. Kenapa tidak dibuat menghadap koloni walet pulang saja? biar gampang langsung masuk...! OK... bila demikian, paling tidak harus memenuhi kriteria berikut : ukuran luas rumah monyet atau ruang putar (roving room) minimal 2 x 3 ukuran panjang 3 meter tersebut yang digunakan sebagai lintasan masuk burung walet menuju lubang antar lantai (LAL) dan Lubang Antar Ruang (LAR) yang harus bebas hambatan (tanpa skat). LAL dan LAR tentunya dibuat berbelok ke kiri atau ke kanan dari arah lubang masuk, dibagian ini baru menggunakan skat kain atau flywood tipis agar mudah dibongkar jika walet sdh banyak menetap dan bersarang. Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan melalui email prajawali@ymail.com. Sekian info ringkas mengenai pintu masuk burung, kurang lebihnya mohon maaf....!







Kamis, 23 Maret 2017

JANGAN MERASA LELAH BILA BERJUANG

Bangunan Walet pada rumah tinggal setingkat awal mula dibangun pada tahun 2011 dan sempat dibongkar habis/ sampai dengan penutupan bangunan secara total pada tahun 2012 dikarenakan anjloknya harga sarang walet pada waktu itu. Namun dimasa penutupan total bangunan walet itu ada hal menarik yang terjadi. Menjelang sore hari setelah selesainya pembongkaran bangunan ketika burung - burung walet yang telah bersarang, bertelur dan beranak ingin kembali ke gedungnya mengalami kebingungan, walet rusuh kesana kemari. Maklum saat bangunan dibongkar burung walet sdh banyak bersarang dan sudah sempat diambil sarangnya 4 kali dengan, yang mana total pengambilan sarang tersebut mencapai 9 ons (dalam kurun waktu 1 tahun). Burung walet yang kebingungan mencari jalan masuk itupun menerobos masuk rumah melalui pintu utama, jendela yang terbuka dan angin-angin yang tidak menggunakan kawat nyamuk. Kondisi ini sempat membuat sang pemilik rumah menjadi galau, laksana memakan buah simalakama. Berikut gambar ketika bangunan masih berdiri dan beberapa sarang walet yang sempat terdokumentasikan oleh pemilik. ✌




Tampak bangunan dari depan rumah

Atas pertimbangan pemilik rumah dan berangsur normalnya harga sarang walet di pasaran, setelah sempat ditutup selama 3 tahun maka pembangunan gedung baru pun direncakanan. Kali ini dengan konsep modern yaitu dengan membangun gedung permanen dan menambah tingkatnya setingkat lebih tinggi dari ketika awal mula dibangun dan hanya menggunakan rangka kayu dan dinding kalsiboard. Pembangunan ulang ini dimulai pada akhir tahun 2015 dan selesai tepat awal tahun 2016. spesifikasi bangunan : Panjang 9 meter, lebar 3,5 berbentuk "L" dengan lebar 6 meter sebanyak 2 rangkap. Sekarang bangunan itu sudah berumur kurang lebih satu tahun setengah. Burung walet sangat cepat menginap dan bersarang karena sebelumnya pernah tinggal ditempat yang sama. Jadi burung walet yang sempat hilang selama 3 tahun itu selalu simpang siur melintasi bekas bangunan lama. Tidak terlalu lama bagi pemilik rumah untuk menunggu walet menginap dan bersarang. Ini yang biasa dikatakan para pakar walet bahwa walet itu burung yang jinak (maskudnya bukan jinak untuk dipegang). Berikut video bangunan baru yang sudah berumur 1,5 tahun dengan hasil panen 1,2 kg.




Sehubungan dengan peningkatan populasi burung walet begitu cepat, maka pada bulan september 2016 lalu pemilik rumah melakukan pelebaran bangunan, dengan membongkar sebagian dari atap rumah dan mengubahnya menjadi kamar untuk walet. 






JANGAN TAKUT BONCOS, WALET ITU DARI ALAM

Eksekusi di salah satu kawasan rumah tinggal , ukuran 4,70 m x 11 m x 3 lantai- Kalimantan Tengah









EKSEKUSI LAPANGAN 5 x 17 x 4 Lantai - Desa Bahaur - Pulang Pisau - Kalimantan Tengah






Kamis, 16 Februari 2017

TRIK PENINGKATAN POPULASI WALET


Alhamdulillah... seiring perkembangan dan kemajuan zaman, semakin mudah mendapatkan informasi dan berbagi apa saja yang ingin dibagi. Kembali ke individu masing-masing, apa saja kiranya yang pantas untuk dibagi, yang sekiranya hal tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain sebagai pencari “informasi”.

Jika kita meluangkan sedikit waktu untuk mencoba masuk dan menjelajah internet dengan menggunakan komputer ataupun gadget yang kita punya sambil mengetikkan kata “burung walet” atau sejenisnya yang berhubungan dengan burung walet tentu sangat banyak tersaji informasi. Dari desain gedung walet, suara walet sampai dengan tetek bengek kata walet disajikan. Yang menjadi permasalahan ragam informasi yang telah disajikan tersebut tidak adanya jaminan akan hasil yang kita harapkan.

Saya bingung sendiri bagaimana cara mengungkapkan kata-kata yang pantas untuk itu, karena saya bukan ahli untuk menyusun kata-kata. Yang saya ketahui selama ini kurang tepat jika membangun gedung walet itu harus selalu gelap bahkan tidak boleh ada cahaya yang masuk...! juga harus memiliki kelembaban yang pas, ukuran yang ideal, ukuran pintu antar ruang yang harus lebar sekian tinggi sekian...! Waduuhh.... pusing gara-gara bangunan walet.

Oke....cukup membualnya...(belagak spt komentator bola saja). Hari ini saya sampaikan sedikit hal berkenaan dengan peningkatan populasi walet pada gedung walet yang kurang produktif.

Perhatikan beberapa hal berikut :
-    Mengubah sebagian tata ruang/ partisi/ sekat yang sebelumnya telah dibuat, misal ; ada sekat ruangan yang tidak layak lagi untuk dipertahankan karena suhu ruangan dianggap tidak stabil (akibat sekat yang agak sempit), maka sekat tersebut harus dilepas agar ruang bisa lebih luas dan walet bisa lebih leluasa. Bila dimungkinkan mengubah sebagian sekat yang terpasang full dari sirip sampai lantai menjadi skat gantung, sekitar 40 cm dari papan sirip. (contoh bisa dilihat dari gambar postingan saya sebelum ini).
-   Berkesimbungan, minimal 1 (satu) bulan sekali melakukan pembersihan kotoran walet yang menutupi lantai. Bisa menyemprotkan air secukupnya kepermukaan lantai yang telah selesai dibersihkan, tujuannya agar debu dari kotoran cepat turun dan tidak mengganggu walet ketika masuk gedung sesudah dibersihkan (tidak mutlak).
-          Membasmi hama dalam gedung walet (Kecoa, Tokek, Tikus, Semut, dll)
-          Menambahkan speaker (tweeter) pada sirip-sirip yang dirasa kurang diminati burung walet untuk bersarang.
-         Periksa, kemungkinan papan sirip rusak, berjamur atau bahannya tidak disukai walet, maka segera lakukan penggantian sirip.
-     Mengontrol sound system (mesin walet) dan segera mengganti speaker yang rusak atau tidak mengeluarkan suara.
-          Membuat pakan walet sederhana dan ditempatkan tepat dibawah lubang turun walet (void).

CATATAN KECIL :
Berdasarkan pengalaman, biasanya walet tidak meningkat jumlahnya atau ada sebagian papan sirip yang tidak disarangi oleh walet sebab kebanyakan peternak walet lokal juga tidak memperhatikan lantai walet yang tembus/ berlubang sehingga kotoran walet di atasnya turun menembus ke papan sirip dibawah lantai dan mengenai sarang walet yg sudah ada. Ini biasa terjadi pada lantai kayu yang diatasnya tidak dilapis apa-apa.

Demikian masukan dan saran saya untuk pembaca yang mungkin mengalami masalah dengan bangunan waletnya. Intinya burung walet itu tidak punya masalah, tetapi justru bangunan atau pemilik bangunan itu yang bermasalah. Hiiiii..... tersenyum sendiri.

Burung walet sudah pasti punya NALURI (Insting), pun kita sudah pasti punya AKAL...! Naluri tidak bisa menaklukan Akal, tetapi sebaliknya.... selamat berkarya.

Wallahualam bissawab...

BERSABAR DAN BERSYUKUR


Alhamdulillahi rabbilalaamiin... Allah SWT masih memberikan umur dan kesehatan sampai saat ini. Terima kasih bagi yang telah berkunjung ke halaman sederhana ini. Memang blog ini tidak umum sebagaimana biasanya blog yang ternama dengan pengunjung ribuan karena suguhan informasi yang juga waaahhh....! Pada blog ini hanya terdapat sedikit informasi dan monoton yang menampilkan gambar atau pokok bahasan mengenai Bangunan Gedung Walet dan Burung Walet. Jika pada catatan terdahulu kebetulan ada atau memang mengikuti dan menerapkan sebahagian dari catatan tersebut, tetapi sampai saat ini belum menuai hasil dari maksud dan tujuan, saya pribadi mohon maaf, mohon ridho. Semua perlu proses... harus memiliki kesabaran yang extra dan rasa syukur, pada intinya tidak ada yang sempurna melainkan Al Haq.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin share beberapa desain gambar bangunan RBW dengan jenis ukuran yang berbeda, yang mana kesemuanya gambar tersebut telah diwujudkan/ dibangun oleh teman dan kolega saya. Alhamdulillah juga, ada yang sdh menikmati hasilnya dan sebagian masih berproses karena masih baru.

Tampak Kanan




Tampak Kiri


Rabu, 17 Desember 2014

Teknik Pemasangan Papan Sirip dan Pintu Masuk


Asalamualaikum wr.wb, 

Kembali saya hadirkan sedikit informasi yang mungkin juga bermanfaat bagi kita semua, mengenai peningkatan populasi walet dan sarang walet. Cara ini yang telah kami terapkan dalam perawatan dan pelaksanaan pada RBW yang kami miliki. 

Hal paling mendasar dan harus diperhatikan untuk RBW adalah sebagai berikut: 
- LMB (lubang masuk burung) yang ideal untuk lintas akses masuk burung walet kedalam RBW secara umum memiliki ukuran Tinggi 40 cm, Lebar 80 cm. Dan arah LMB agar menghadap lintas pulang koloni walet tersebut.
  
- LAL (lubang antar lantai/void/lubang turun) pada umumnya tidak memiliki ukuran yang pasti, tetapi menyesuaikan luas lintasan ruangan yang digunakan burung walet untuk turun. Contoh : Luas lintasan ruangan untuk turun burung walet 3 m x 3m, maka dapat dibuat LAL dengan ukuran 1,5 m x 2 m.

- SEKAT (dinding pembatas) bisa menggunakan kain hitam tebal (mampu menahan bias cahaya) atau menggunakan triplek/ plywood kasar. Tidak mesti harus dengan dinding permanen dari batako/ bata. Yang penting posisi pemasangan sekat yang tepat, tidak mengganggu lintasan burung. Karena fungsi utama sekat itu, untuk mengurangi intensitas cahaya dan mengarahkan burung masuk, juga berfungsi sebagai arah pantulan suara dari tweeter inap. Kalau ada alasan untuk menyesatkan burung walet, itu dirasa kurang tepat (walet tidak bisa sesat).

- LAR (lubang antar ruang) dibuat pada dinding sekat/ pembatas antar ruangan. Ini diperlukan jika bangunan RBW itu memiliki ukuran yang luas. Misalnya : 6 m x 12 m atau 8 m x 15 m. Tanpa LAR pun tidak masalah.

- TWEETER (speaker) menggunakan produk umum pasaran yg banyak dan biasa digunakan oleh peternak walet umumnya (Audax). Namun yang harus di perhatikan yaitu cara pemasangannya. PENTING : Tweeter memiliki alur (-) dan (+) pada belakangnya, jangan tertukar memasang kabel menuju arah mesin pemanggil. Kemudian Arah hadap tweeter tersebut supaya satu arah menuju LAL, jangan berlawanan antara tweeter.

- PAPAN SIRIP  (tempat walet membuat sarang) gunakanlah papan dari kayu yang baik, kuat, kering dan diketam kasar tidak halus, jika terlanjur diketam halus, bisa ditempelkan gabus/ strofoam pada bagian bawah untuk memudahkan walet mencengkram. Jenis kayu yang baik untuk sirip : Kayu Nyatu, Kayu Meranti, Kayu Lanan. sebelumnya harus melalui proses perendaman/ pencucian selama kurang lebih 1 bulan, begitu juga untuk proses pengeringannya. Papan sirip tidak perlu disemprot aroma perangsang.

VENTILASI (lubang angin) buatlah ventilasi udara seperlunya, sesuaikan dengan luas ruangan gedung anda. atur sedemikian rupa sehingga ventilasi juga bisa berfungsi sebagai sirkulasi pergantian udara, jadi bukan hanya sekedar untuk masuk udara saja tetapi bisa mengganti udara didalam ruangan sebab itu akan berpengaruh pada suhu ruangan.

KELEMBABAN (suhu udara ruangan) umumnya walet menyukai udara yg lembab, jadi untuk menciptakan kelembaban itu cukup dengan membuat kolam pada lantai dasar RBW, tepatnya pada lintas turun burung. Bila diperlukan bisa juga memberi kolam buatan dengan bak plastik pada tengah - tengah ruangan RBW pada setiap lantai/ tingkatnya.

- AROMA (bau dalam ruangan) untuk RBW yang baru ini diperlukan secara rutin, minimal 1 minggu sekali selama 6 bulan pertama untuk memberikan aroma dengan cara menabur kotoran walet kelantai dekat dinding RBW, kemudian membasahinya dengan air secukupnya (semprot). Atau dengan aroma produk RBW yg sudah dijual bebas (bahan kotoran walet). 

- RUMAH MONYET (Ruang masuk & putar burung walet sebelum menempati papan sirip) kebanyakan orang mengatakan ini tempat bermainnya walet. Ukuran ideal untuk rumah monyet ini adalah 3 m x 3 m dengan tinggi 2,5 m, apabila lebih kecil dari itu bedakan ketinggiannya, misalnya 2 m x 3 m maka buat saja tingginya 2 m agar walet cepat melintas turun.

- SUARA (Panggil dan Inap yang compatible) gunakan kombinasi suara Panggil dan Inap yg serasi, bagaimana suara yang serasi? yang ada induknya, anaknya, dan suara walet bercumbu.


Kesimpulan :

Untuk diketahui, bahwa semua catatan diatas merupakan pengalaman real di lapangan. Berdasarkan dari RBW yang kami miliki. Alhamdulillah sampai saat ini RBW kami mampu menghasilkan 7-8 kg Sarang walet dengan kualitas yg bagus (putih, tebal, sedikit bulu). Kami bukan pakar/ahli atau konsultan walet, hanya sekedar berbagi pengalaman, untuk dijadikan pengetahuan bersama.

ini pola pemasangan papan sirip yang ideal dengan jarak antar sirip adalah 40 cm s/d 50
Partisi tidak saya buat, karena ruangan yg ada pada RBW kami lepas, populasi walet sdh banyak.

Gambar. 1
 cm. 


Ini contoh kolam untuk mengatasi hawa panas, guna menciptakan suhu lembab yang ideal. Ukuran tinggi kolam 60 cm s/d 70 cm. Luasnya sesuaikan dengan lintasan ruang turun burung walet. Gambar.2


TRIK & TIPS RBW

SUARA CEK LOKASI WALET

Bagi teman-teman yang ingin survey lapangan melakukan cek lokasi sebelum memastikan untu mendirikan bangunan gedung walet, boleh menggunakan...

ARTIKEL TRENDING